Hati²lah Terhadap Delivery CocaCola..
Bagi para penjaga toko, swalayan, warnet maupun gamenet yg menggunakan jasa delivery produk sofdrink CocaCola,, kebayang ga sih kalo misalnya kita ditipu oleh sang pengantar produk itu. Sebuah kisah nyata yang saya alamin sendiri, yah..saya benar² sudah tertipu mentah² oleh ulah sang pengantar produk itu. Saya sama sekali tidak menduga kalo kalo mereka akan berbuat seperti itu krn saya pikir Distribusi Cocacola merupakan sebuah perusahaan yg besar sehingga mereka sangat mengutamakan pelayanan terhadap konsumennya. Saya betul² tidak habis pikir, tega sekali sang pengantar itu membuat saya nombok banyak,,itu sama juga dengan memaksa saya membeli sementara saya tidak menerima produknya..ah siyalnya.
Tak tik sang pengantar itu hebat juga, sampe bisa mengelabuhi saya dan bikin saya nombok. Hanya berdasarkan sebuah nota mereka mengantar produk yang sudah dipesan, mereka langsung saja membawa produk² pesanan itu masuk ke net saya..dan saya pun membayar seharga rupiah yang tertera pada nota itu setelah itu mereka pun pergi. Alangkah terkejutnya saya setelah menghitung ulang jumlah produk yang dimasukkan tadi..waks kurang 1 krat. Dalam nota pesanan tertera “220 RET x24 FRESTEA = 9″.. itu artinya jumlah pesanan produk dgn nama tersebut berjumlah 9 krat, namun kenyataanya kok cuman ada 8 krat…harus nombokkah saya..? Menyedihkan sekali..hiks.
Oleh karena itu, agar tidak ada kejadian serupa maupun modus² kecurangan yg lain oleh pihak tersangkut maupun pihak² yg lain..para pekerja dgn resiko nombok tinggi [exp. OP net] harus berhati² dengan pengeluaran rupiah dari laci kasir.. Hitung ulang jumlah produk maupun rupiahnya dan cocokkan dengan nota..Pokoknya jangan biarkan sang pengantar itu pergi sebelum anda yakin bahwa anda sudah mengecek dan menghitung dengan betul² benar. Waspadalah!
14 November 2008 pada 12:54 pm
bisa jadi emang mereka tidak teliti menghitungnya
14 November 2008 pada 4:25 pm
Hubungi cs
15 November 2008 pada 3:10 am
Mungkin itu pengalaman yang kurang mengenakkan banget. Memang kadang2 pelayanan Coca-Cola kurang dan bahkan tidak mengenakkan.
Ada lagi pengalaman lain tentang delivery Coca-cola
1.Bagi warnet/gamenet yang ramai pengunjung, coca-cola bisa cepet habis, sehingga perputaran botol bisa diambil setiap saat oleh distributor.
Lain lagi bagi warnet yang sepi pengunjung,bahkan seminggu pun gak habis satu krat. Pernah kejadian ada pemaksaan pembelian oleh pihak sales coca-cola, katanya untuk menutup order mereka, karena satiap bulan tiap sales dituntut untuk menghabiskan botol dalam jumlah tertentu. Bayangkan kalau stok masih terus dipaksa beli walau cuma satu kardus isotonik, padahal dari pihak pemilik tidak meninggalkan uang pembelian, kerena memang stok masih ada. akhirnya terjadi perdebatan dan harus merogoh uang kas. Dimana uang kas berfungsi untuk memberi kembalian apabila user bayar tidak pakai uang pas.
2.Pemaksaan membeli satu produk saja. Misal kosong 4 krat, pernah diisi 4 kratnya satu produk saja, misal frestea.Katanya stok yang lain habis. Kemudian minggu berikutnya udah didatangi lagi unutk memebeli lagi, padahal stok masih ada, karena tidak semua orang suka frestea saja.
Sikap seperti yang anda tulis :”Saya sama sekali tidak menduga kalo kalo mereka akan berbuat seperti itu krn saya pikir Distribusi Cocacola merupakan sebuah perusahaan yg besar sehingga mereka sangat mengutamakan pelayanan terhadap konsumennya.”
Memang ada benarnya. Mungkin dari pihak coca-cola suag terapkam itu. Tapi kondisi dilapangan memang lain. Karena tekanan harus menghabiskan 100 krat perbulan misal, maka sales biasanya berbuat dengan berbagai cara agar bulan itu dia bisa TUTUP ORDER.
Mungkin ini bisa sebagai wacana bagi para operator warnet lain.Salam.
15 November 2008 pada 5:13 am
tulis di surat pembaca !!
kompas juga bs scr onlen kok…
15 November 2008 pada 5:39 am
ehm seperti itu pak
15 November 2008 pada 2:24 pm
memang kita hrs teliti yah
16 November 2008 pada 2:28 am
kapitalis edan….
18 November 2008 pada 1:41 am
Ya itulah gunanya slogan teliti sebelum membeli..
18 November 2008 pada 1:42 am
Nggak teliti ya nggak usah membeli…
18 November 2008 pada 8:42 am
hehehe,,,
waktu itu emg saya ndak teliti..payah bener
tp menurut saksi mata [tukang parkir] yg ad didepan,,sang pengantar itu mengeluarkan krat² kosong namun pada tumpukan no 2 dari bawah ada 1 krat isi frestea,,,saya jg nda tau ad unsur kesengajaan ato tidak..